# Foto

Lantai parket dan vinyl untuk usaha cafe yang jadi satu sama bakery itu ide yang oke banget. Kalau nggak percaya, coba cek exterior dan interior bisnis yang kami lihat dari situs Dezeen. Lokasinya ada di halaman bekas pabrik bata di Berlin. 

 

Konsep interior-nya sendiri menggunakan open kitchen yang terletak tepat di tengah ruangan. Jadi, pengunjung nanti bisa langsung menyaksikan tim pembuat roti yang cakap dan profesional langsung dari awal hingga akhir.

 

Kata interior designer-nya, “Proses membuat roti itu bukan sesuatu yang gampang, karena banyak langkah yang harus diambil. Karena itu, kami ingin proses ini jadi fokusnya. Jika dilihat dari jauh, prosesnya mirip seperti sebuah koreografi dan kami ingin pengunjung bisa langsung menyaksikan betapa indahnya hal ini”

Vinyl

Untuk area “center stage”-nya sendiri, lantai yang digunakan adalah vinyl berwarna merah, dilengkapi dinding berwarna kuning untuk merefleksikan warna bata yang ada di sekitar cafe. Desainernya sih nggak mengungkapkan alasan kenapa pakai flooring ini dibanding lantai parket, tapi kami yang jual lantai kayu tahu alasannya dong!

 

Karena open kitchen ini memiliki foot traffic yang amat sangat banyak dan harus dibersihkan setiap hari, kayu asli pasti merugikan dan juga merepotkan semua orang. Sedangkan, vinyl itu terkenal karena kemampuannya menahan traffic. Lantai parket laminate juga bisa, tapi ada batasannya. Baca terus untuk tahu selanjutnya.

 

Kami jual lantai kayu vinyl yang cocok untuk area ramai seperti ruang tamu, dapur, bahkan kamar mandi. Kalau ada yang harus diganti, lantainya bisa tahan sampai penggantian dan prosesnya juga cepat. Biasanya, cafe yang ada di sekitarmu juga menggunakan vinyl karena alasan ini. 

 

Vinyl itu berbahan plastik, sehingga semuanya bisa lebih simpel termasuk membersihkannya. Karena sifatnya yang tahan air dan noda, kita bisa menyapu dan mengepelnya tanpa harus khawatir ada yang merembes. Lantai parket, sayangnya, tidak punya fitur ini sehingga open kitchen di cafe ini tidak menggunakan flooring tersebut.

Lantai parket laminate dari House of Countrywood

Setelah fokus ke open kitchen, yuk kita berpindah ke area cafe-nya sendiri yang kental dengan nuansa kayu. Semua dimulai dari rak kayu tinggi yang memisahkan area bakery dan pengunjung, berisi alat makan dan minum keramik, kopi, teh, dan beberapa macam tepung. 

 

Meja, dinding, kursi, dan lantainya semuanya terbuat dari kayu yang sudah dipoles cantik, sehingga terlihat cukup rustic namun minimalis. Flooring-nya, kalau di negara sendiri dan untuk keperluan bisnis/komersial, sebaiknya menggunakan lantai parket saja. 

 

Lantai parket laminate seperti yang kami sediakan adalah pilihan estetik karena dapat meniru kayu asli dengan sangat baik tapi dengan price tag yang tidak bikin ragu-ragu alias jauh di bawah hardwood. Instalasinya juga lebih mudah dan tergolong cepat.

 

Untuk urusan high-traffic dan kebersihan, lantai parket memiliki kemiripan dengan vinyl. Hanya saja, celahnya berpotensi membuat cairan merembes ke bawah papan dan hal ini bisa jadi masalah nantinya.  Tapi tenang, membersihkannya tetap mudah kok daripada kayu asli.

 

Lalu, kita bisa langsung memasang lantai parket di atas flooring yang sudah ada, misalnya concrete, ubin, dan sebagainya. Jadi, tidak usah bongkar-bongkar lagi dan tinggal pasang di atasnya saja.

Vinyl? Parket? Dua-duanya?

Apapun pilihannya, serahkan urusan flooring kayu ke House of Countrywood! Kami jual lantai kayu vinyl, wpc, dan lantai parket yang bisa kamu sesuaikan dengan kebutuhanmu. 

 

Jadi, kalau butuh lantai parket atau kayu tiruan lainnya sekarang, langsung saja hubungi kami!