# Foto

Meski terlihat sama dan banyak orang yang menyamakan keduanya, vinyl dan linoleum adalah dua tipe lantai yang berbeda. Memang terdapat beberapa persamaan, akan tetapi ada beberapa perbedaan penting dalam segi bahan, instalasi, rupa, dan perawatan yang harus Anda ketahui. Untuk mengetahui bedanya, mari simak perbandingan berikut.

Bahan

Vinyl adalah lantai kayu murah yang terbuat dari petroleum, yaitu bahan yang tidak dapat diperbarui dan kurang ramah lingkungan. Selain itu, energi yang dikeluarkan untuk memproses flooring ini juga banyak dan membutuhkan beberapa bahan kimia yang mungkin dapat menyebabkan alergi.

Sedangkan, linoleum adalah flooring yang terbuat dari minyak linseed yang didapatkan dari biji rami. Lantai ini juga memiliki bahan yang alami dan dapat diperbarui seperti cork, tepung kayu, dan resin.

Pemasangan

Lantai kayu murah vinyl dapat dipasang dengan sangat mudah, dan Anda mungkin bisa memasangnya sendiri, meski hal tersebut tidak disarankan. Ada vinyl dalam bentuk ubin yang memiliki fitur seperti stiker, dan ada juga yang menggunakan sistem kunci. Yang jelas, proses instalasi flooring ini tidak merepotkan.

Sebenarnya, memasang lantai linoleum tidak jauh beda dengan vinyl. Hanya saja, instalasi linoleum lembaran tidak semudah memasang vinyl lembaran yang sebenarnya sudah cukup sulit karena membutuhkan pengukuran dan pemotongan yang presisi.

Ketahanan terhadap air

Banyak dari tipe lantai kayu murah vinyl yang tahan air dan dapat Anda pasang di area yang seringkali lembab atau sering terkena cipratan air seperti dapur dan ruang bawah tanah. Jenis yang paling tahan air adalah vinyl lembaran, karena sedikitnya batas atau celah yang ada.

Lain halnya dengan linoleum, Anda harus sering melindungi flooring ini dari kelembapan dan Anda harus sering melindunginya dari segala bentuk cairan. Bila terkena kelembapan dalam waktu yang lama, ujung-ujung flooring ini akan melengkung dan mengelupas. Sehingga, bila terjadi kebanjiran, lantai linoleum sudah pasti akan rusak. 

Pilihan desain

Karena vinyl memiliki lapisan gambar, Anda bisa memilih banyak sekali warna, pola, dan jenis flooring yang Anda inginkan. Dengan teknologi yang semakin maju, Anda bisa mendapatkan lantai kayu murah yang tetap terlihat realistis dan cantik. Dengan perawatan dan pemeliharaan yang tepat, vinyl juga dapat Anda nikmati dalam waktu yang lama.

Linoleum tidak memiliki lapisan pelindung seperti vinyl, tetapi warna dan pola tidak akan ditempelkan ke atas papan plastik, melainkan dicetak ke seluruh bagian lantai. Oleh karena itu, pilihan desain flooring ini lebih terbatas. 

Perawatan lantai

Seperti yang sudah Anda ketahui, vinyl adalah lantai kayu murah yang tidak merepotkan. Membersihkannya sangat mudah, Anda hanya tinggal menyapu dan/atau membersihkan menggunakan vacuum cleaner secara berkala. Karena flooring ini tahan air, Anda juga bisa mengepelnya menggunakan segala jenis pembersih lantai.

Dengan vinyl, Anda juga tidak perlu khawatir dengan berbagai jenis jamur yang dapat tumbuh di flooring kayu asli. Dengan cara membersihkan yang sudah disebutkan sebelumnya, lantai kayu murah ini dapat terlihat baru dan indah dalam waktu yang lama.

Sama seperti vinyl, linoleum juga tidak merepotkan dalam segi perawatan dan pemeliharaan. Oleh karena itu, di luar negeri lantai ini seringkali digunakan untuk sekolah, rumah sakit, dan banyak bangunan publik. Segala noda yang ada bisa dibersihkan dengan kain pel dan pembersih lantai dan Anda hanya perlu menyapu secara rutin. 

Apakah Anda sudah lebih mengetahui perbedaan kedua lantai ini? Bila Anda masih memiliki pertanyaan, atau jika Anda membutuhkan informasi lantai kayu murah dari House of Countrywood, hubungi tim kami sekarang juga. Kami akan dengan senang hati melayani Anda.